This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

1/28/2010

Taroko Gorge of Taiwan

TAMAN Nasional Taroko di Taiwan menyuguhkan pemandangan lain. Deretan dinding marmer alami di bukitnya membuat kawasan di Hualien ini patut dikunjungi. Jurang dan air terjun juga mempercantik kawasan ini.

Sekitar 70 persen wilayah Taiwan dikelilingi pegunungan berhutan. Jajaran pegunungan itu membelah kawasan Taiwan dan membujur dari tenggara ke barat laut. Besarnya kawasan pegunungan ini justru menjadi daya tarik Taiwan. Dan salah satunya adalah Taman Nasional Taroko (Taroko National Park), yang terletak di Kota Hualien sekitar 200 km dari Taipei, ibu kota Taiwan.

Taman Nasional Taroko terkenal dengan ngarai yang diukir dengan batu marmer. Bukit yang menjulang dengan paduan jurang yang cukup curam, menghiasi taman nasional yang menjadi andalan Taiwan.


Keindahan Taroko tak hanya keindahan ngarai atau jurang yang curam, dinding marmer dari dasar jurang hingga di atas bukit menjadi pemandangan yang cukup menyejukkan mata. Belum lagi sungai yang mengalir di sela-sela bukit. Suara air deras yang mengalir selalu memecah kesunyian Taroko.

Untuk menuju ke Taman Nasional Taroko dibutuhkan waktu sekitar 30–40 menit dari kota Hualien. Jalan yang berkelok dan menanjak akan mewarnai perjalanan. Hutan lebat dengan kabut yang masih tersisa pada pagi hari akan menyambut kedatangan wisatawan. Belum lagi, awan mendung yang sering menggelayuti langit di atas Taroko.

Bagi rombongan wisatawan, tak langsung diantar ke Taman Nasional Taroko. Namun, pemandu akan membawa ke sebuah kawasan peristirahatan untuk mendapat sedikit pengetahuan tentang Taman Nasional Taroko. Di sebuah aula, wisatawan akan memperoleh pengarahan sekitar 30 menit tentang apa yang dimiliki Taman Nasional Taroko.

Seusai mendapat sedikit pengetahuan tentang taman yang mempunyai luas 92.000 hektare ini, wisatawan akan diajak menuju kawasan Taman Nasional Taroko. Untuk dapat menikmati keindahan Taman Nasional Taroko, wisatawan harus berjalan kaki menyusuri jalan beraspal dengan pemandangan tebing bermarmer dan jurang yang curam.

Selanjutnya, wisatawan akan kembali diantar ke tempat lain. Di kawasan lainnya, wisatawan diwajibkan mengenakan helm. Ketika ingin memasuki kawasan berbukit dengan ke dalam jurang hingga puluhan meter, semua wisatawan akan dicegat petugas dan diwajibkan mengenakan helm. Pecahan batu yang menempel tebing atau dari atas bukit di Taman Nasional Taroko terkadang masih jatuh, yang bisa membahayakan wisatawan.

“Harus pakai helm ya, kaya di proyek-proyek saja,” canda Sebastian Matengkar, wisatawan asal Yogyakarta, Indonesia yang beruntung bisa menikmati Taiwan selama dua minggu.

Di kawasan kedua ini, wisatawan dipaksa berjalan kaki sekitar 1,5 km. Selama melangkahkan kaki, di sisi jalan, wisatawan akan selalu ditemani tebing. Sisi kanan jalan selebar tiga meter tersebut langsung menempel dinding tebing, sedangkan di sebelah kiri langsung menempel jurang. Sebagian jalan akan ditutupi tebing yang menjorok setengah seolah memayungi wisatawan saat berjalan.

Di kawasan ini, sungai menjadi pemandangan yang menyejukkan. Airnya yang jernih berjalan melintasi dasar jurang. Sungai yang mengukir Liwu Taroko Gorge ini keluar dari gunung marmer tinggi. Sungai ini berbentuk huruf V dengan lembah dan tebing-tebing curam. Di beberapa kawasan, dinding-dinding batu lembah begitu dekat dengan hiasan garis tipis sinar matahari. Air terjun kecil dari tebing dan pohon menempel pada permukaan vertikal, seperti gambaran pada lukisan tradisional China.

Selain itu, di kawasan Taroko ini, kita bisa menemukan batu giok yang bisa diperoleh dalam ngarai. Giok ini hanya ditemukan di Taiwan dan Hualien menjadi pemasok utama batu giok di dalam negeri ataupun ke luar negeri.

“Selama di Taiwan, mungkin kawasan ini yang paling indah. Ini luar biasa,” ungkap Karl Allan DelaCruz Barlaan, wisatawan asal Filipina.

Karl memang tak hanya asal ucap. Keindahan Taman Nasional Taroko memang menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Taiwan. Karena bukan hanya memamerkan keindahan bukit, ngarai, atau dinding marmer, taman ini juga menyajikan beberapa spesies hewan dan beberapa di antaranya khas Taiwan. Kupu-kupu dan 144 jenis burung menghuni di Taman Nasional Taroko. Selain itu terdapat 34 spesies hewan yang ditemukan di taman, termasuk beruang hitam, monyet batu, serow (kambing kijang), babi hutan, dan rusa sambar.

Sayang, hewan-hewan ini tidak gampang disaksikan. Wisatawan harus memasuki kawasan hutan di bukit-bukit. Itu pun tak semua hewan yang bisa ditemui. Dengan perjuangan menapaki bukit dipastikan akan menemui beberapa jenis hewan yang menjadi penghuni kawasan ini.

Taman Nasional Taroko juga menyajikan air panas Wenshan. Di sana disediakan kolam besar yang dikelilingi dinding-dinding marmer. Dengan berendam, wisatawan bisa menikmati mata air panas (125 derajat Fahrenheit) serta air sungai yang dingin.

Setelah itu, wisatawan juga bisa mendaki melintasi sebuah jembatan penyeberangan ke Candi Xiangde. Candi ini memiliki 36 kaki patung Bodhisattva Avalokitsevara. Tunnel of Nine Turns Trail memberikan pemandangan yang berbeda. Tunnel of Nine Turns Trail ini mempunyai panjang sekitar 1,2 mil. Di sini wisatawan bisa menikmati jurang marmer, sungai, tebing, terowongan, dan ekosistem vegetasi yang tumbuh di tengah-tengah berbatu.

Daerah lain adalah Baiyang Trail, dan atau Shakadang Walkway. Bagi yang berkunjung ke Taman Nasional Taroko, pastikan kamera digital Anda mempunyai gigabit yang cukup.

“Sangat disayangkan jika mereka yang ke Taiwan tidak melewati harinya mengunjungi Taroko. Sebuah tempat yang indah dengan pemandangan alami,” ungkap Markus Tan, wisatawan asal Malaysia.
sumber




Share:

12/14/2009

Taman Indonesia di "Ujung" Australia

Taman Indonesia yang dilengkapi beberapa pohon khas Nusantara, sebuah rumah model Minahasa, Sulawesi Utara, serta patung "Garuda" dan "Saraswati" di kampus Universitas Charles Darwin (CDU) resmi dibuka untuk umum Kamis sore (10/12).

Sekretaris II Fungsi Pensosbud Konsulat RI Darwin, Arvinanto Soeriaatmadja, Jumat, mengatakan, acara peresmian dan penggunaan Taman Indonesia itu dilakukan Administratur negara bagian Northern Territory (NT) Tom Pauling bersama Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto.

Rektor CDU Prof. Barney Glover, Konsul RI di Darwin Harbangan Napitupulu dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di KBRI Canberra Dr.Aris Junaidi juga ikut menyaksikan pembukaan taman yang proses pembangunannya memakan waktu lebih dari tiga tahun lalu itu bersama sekitar 150 orang undangan.

"Di antara para undangan adalah kalangan akademisi dan konsul kehormatan negara-negara sahabat yang ada di Darwin," kata Arvinanto.

Ia mengatakan, patung "Garuda" disumbangkan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, sedangkan patung perunggu "Saraswati" merupakan sumbangan Sultan Hamengku Buwono X.

"Patung dewi ilmu pengetahuan dan seni setinggi sekitar dua setengah meter ini tiba di Darwin 14 Agustus lalu dan sudah terpasang sejak akhir Agustus, katanya.

Taman yang dilengkapi satu rumah model Minahasa ini merupakan taman kedua di lingkungan CDU setelah Taman Republik Rakyat China.

Proses pembangunan Taman Indonesia ini sempat terkendala akibat keterbatasan dana. Di CDU yang merupakan pusat keunggulan NT ini, terdapat puluhan mahasiswa Indonesia.
sumber





Share:

10/26/2009

Keunikan Danau Kelimutu.

Inilah keunikan Danau Kelimutu: tiga danau kawah itu berada di puncak Gunung Kelimutu, dan warnanya pun berubah-ubah. Namun, peristiwa langka telah terjadi, sejak akhir 2008, Danau Kelimutu mulai berubah dan saat ini danau triwarna itu menjadi satu warna, ketiganya menjadi hijau muda.

Perubahan menuju satu warna danau kawah yang berada di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), itu diawali pada Desember 2008. Danau Tiwu Ata Polo saat itu berubah warna dari coklat kehitaman menjadi hijau tua. Disusul Danau Tiwu Ata Mbupu dari hijau lumut kehitaman jadi hijau muda. Warna kedua danau tersebut kini sama dengan warna Danau Tiwu Nua Muri Koo Fai, yang sejak awal diteliti tahun 1915 oleh BCh MM van Suchtelen danau itu dominan berwarna hijau muda.

Saat Suchtelen meneliti pertama kali, Danau Tiwu Ata Polo menunjukkan warna merah darah, Tiwu Nua Muri Koo Fai hijau jamrud, sedangkan Tiwu Ata Mbupu berwarna putih.

Posisi tiga danau yang semuanya memancarkan warna hijau muda ini mirip dengan peristiwa 13 tahun silam, tepatnya pada 9 April 1996. Sebagaimana data Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Balai Taman Nasional (BTN) Kelimutu, ketika itu Tiwu Ata Polo berwarna hijau, Tiwu Nua Muri Koo Fai hijau muda, dan Tiwu Ata Mbupu hijau tua.

Peristiwa seperti itu amatlah langka. Oleh karena itu, danau ini dinamakan Danau Triwarna Kelimutu. Selama ini, Danau Tiwu Ata Polo lebih didominasi warna gelap, seperti merah, hijau tua, dan coklat. Adapun Danau Tiwu Nua Muri Koo Fai lebih sering berwarna hijau muda dan pernah berubah menjadi biru sebanyak 6 kali, putih 10 kali, yang terakhir terjadi tahun 2004—dari warna hijau ke putih telur asin—sedangkan Danau Tiwu Ata Mbupu lebih sering berwarna hijau lumut, hitam, coklat tua, terkadang juga biru, dan pernah dua kali menjadi putih, pada tahun 1915 dan 1960.

Danau Kelimutu secara administratif masuk dalam wilayah Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT. Letaknya sekitar 55 kilometer (km) arah timur dari kota Ende, yang dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat sekitar dua jam.

Bagi masyarakat etnis Lio, Ende, keberadaan Danau Kelimutu di ketinggian 1.690 meter di atas permukaan laut (dpl) itu mempunyai makna magis yang kental. Dalam mitos turun-temurun mereka, kawasan Danau Kelimutu adalah semacam kampung arwah.

Pintu gerbangnya, Pere Konde, dipercaya dijaga oleh Konde Ratu, sang penguasa. Sementara itu, Danau Tiwu Ata Polo diyakini sebagai tempat berkumpulnya orang-orang jahat. Danau Tiwu Nua Muri Koo Fai dipercaya tempatnya orang-orang muda, sedangkan Tiwu Ata Mbupu adalah tempat berkumpulnya arwah para orang tua.

Namun, beberapa kalangan percaya, perubahan warna Danau Kelimutu berkaitan dengan ramalan akan terjadinya peristiwa penting di Indonesia, atau di Ende. ”Dari cerita orang- orang tua dulu, sih kalau warna danau berubah memberi tanda akan ada bencana. Tetapi, mungkin juga pengaruh cuaca sekarang yang cepat berubah,” kata Yulita, warga Desa Pemo, Kelimutu.

Pada tanggal 13 hingga 31 Mei 1997, warna Danau Tiwu Ata Polo berubah warna pula. Lagi-lagi, peristiwa itu oleh sejumlah kalangan dikaitkan sebagai pertanda perubahan besar akan lengsernya Presiden Soeharto tahun 1998 kala itu.

Begitu pula kejadian Desember 2008 ketika Tiwu Ata Polo berubah warna dari coklat kehitaman menjadi hijau tua, dikaitkan dengan peristiwa pemilu legislatif dan pemilu presiden, serta gempa di Tasikmalaya dan Sumatera.
Share:

10/09/2009

Vietnam Ancam Sedot Wisatawan Asing

Turisme menjadi salah satu andalan Vietnam. Sumbangan pendapatan negara dari sektor ini diharapkan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Vietnam termasuk sukses menggarapnya, bahkan mereka siap menyedot wisatawan asing.

Ini bisa menjadi ancaman buat negara-negara tetangga yang sebelumnya sukses menggarap sektor pariwisata. Sebut saja Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Bahkan, ancaman itu semakin serius.

Pertumbuhan wisata di Vietnam mengalami kemajuan sangat pesat mulai tahun 2006. Menurut World Travel and Tourism Council (WTTC) dan Oxford Economic Forecasting, Vietnam berada di urutan keenam. Sungguh luar biasa.

Pertumbuah wisata terbesar dipegang Montenegro. Negeri Balkan itu mengalami pertumbuhan 10,2 persen. Urutan kedua ditempati China yang mengalami kemajuan sebesar 8,7 persen. Berturut-turut diikuti India (8 persen), Rumania (7,9 persen), Kroasia (7,6 persen), baru Vietnam (7,5 persen). Di belakangnya ada Latvia (7,3 persen), Maladewa (7,2 persen), Albania (7 persen), dan Kamboja (7 persen).

Di mana Indonesia? Yang pasti tak masuk 10 besar dalam pertumbuhan industri pariwisata.

Apa rahasia Vietnam? Mereka mampu mengoptimalkan semua potensi wisata yang dimiliki. Vietnam membuka pintu lebar-lebar buat investasi asing, termasuk di sektor pariwisata. Sehingga, industri pariwisata di pusat-pusat wisata berkembang pesat dan makin memuaskan. Bahkan, wisata di Vietnam semakin menjadi rujukan dunia.

Terowongan Cu Chi, misalnya, terus dipromosikan pemerintah Vietnam. Terowongan yang di masa perang menjadi tempat bersembunyi 10.000 Vietkong itu memang memiliki kisah dramatis. Sebab, terowongan itu pula yang menjadi kunci kemenangan Vietnam melawan Amerika Serikat yang membantu pemerintah Republik Vietnam Selatan.

Di tempat ini, kemasan wisata dibuat seperti aslinya. Kehidupan para Vietkong semasa perang bisa ditapak tilas. Lobang-lobang persembunyian dijadikan obyek wisata dengan peragaan para pegawai. Boneka tentara Vietnam juga dibuat di beberapa pojok, sehingga nuansanya seperti masih dalam suasana perang.

Yang terpenting lagi, pelayanan sangat memuaskan. Kebersihan juga tampak ditekankan dan keamanan dijamin sebaik mungkin. Ada beberapa polisi yang berbaju preman, tak terlihat. Jika sewaktu-waktu ada kriminal, maka meraka langsung beraksi. Itu pula sebabnya, pelaku kejahatan berpikir 1000 kali untuk beraksi, karena tak tahu di mana polisi berada.

Gedung-gedung bersejarah seprti Gereja Katedral, Istana Unifikasi, kantor pos, pagoda, juga menjadi andalan. Itu semua ada di Ho Chi Minh, atau Vietnam Selatan. Di Hanoi sebagai ibukota, juga banyak tempat wisata yang dikembangkan.

Halong Bay menjadi promosi utama. Apalagi, pulau-pulau dan batu karang di lautan itu menjadi salah satu konservasi dunia yang dilindungi PBB.

Vietnam juga pintar mengoptimalkan sungai-sungai mereka menjadi obyek wisata, seperti Sungai Saigon dan Mekong.

Hadirnya investor asing membuat sektor wisata di Vietnam menjadi sangat bagus. Sampai saat ini, ada 92 perusahaan wisata baik lokal maupun asing.

Di Sungai Saigon, misalnya, ada beberapa kapal milik asing yang memberi pelayanan wisata. Biasanya mereka menyediakan paket rumah makan. Jadi, makan sambil menyusuri sungai selama dua jam. Selama di kapal, pengunjung dihibur band, sulap, juga atraksi lain.

Beda di Indonesia. Meski memiliki banyak sungai, tapi belum dieksploitasi secara optimal sebagai industri swasta. Padahal, sungai-sungai di Vietnam tak jauh beda dengan Indonesia.

"Kami berinvestasi di sini sejak enam tahun. Pasar semakin menggairahkan, tapi persaingan semakin berat," kata pengelola Kapal Bonsai asal Austria, Madlen Ernst.

"Semakin banyak perusahaan asing yang beroperasi di sini. Sehingga, persaingan semakin kuat. Bahkan, ada yang mulai banting harga. Tapi, kami masih mengalami kenaikan penghasilan, karena pasar memang meningkat," tambahnya.

Menurut direktur agen perjalanan Viking, Hung Tran, memang wisatawan semakin meningkat dan persaingan makin kuat. "Kami harus kreatif dan pintar mengambil celah," katanya.

Persaingan ketat itu menguntunhgkan wisatawan. Sebab, selain harga bisa lebih murah, kualitas pelayanan semakin baik. Apalagi, pemerintah juga merangsang dengan membangun fasilitas yang lebih baik di tempat-tempat wisata. "Kami punya guide dengan banyak bahasa, termasuk Bahasa Indonesia," ujarnya bangga.

Apalagi, pemerintah Vietnam berencana membangun bandara baru yang dua kali lebih besar dari Bandara Changi di Singapura dan lebih mewah. Itu jelas akan merangsang pertumbuhan sektor wisata.

Maka, tak heran jika industri wisata Vietnam siap menyedot jatah pasar negara tetangga, termasuk jatah Indonesia. Sebab, dengan bandara baru, diharapkan akan ada 100 juta penumpang yang melewati bandara itu. (Hery Prasetyo)





Share:

9/07/2009

Kebiasaan Buruk Yang Membuat Otak Lemot


Lupa sebenarnya adalah hal yang normal, tetapi bisa pula menjadi abnormal. Dalam hal daya ingat, ternyata terbatasnya kemampuan otak dalam mengingat ternyata sangat terkait dengan faktor gaya hidup.

Bila di usia muda kita sudah sering lupa menaruh barang, lupa tanggal, atau lupa mengingat nama orang, mungkin karena selama ini Anda selalu memelihara kebiasaan buruk.

Dalam studi terbaru, Dr.Severina Sabia dan timnya menemukan bahwa lebih dari 5.123 responden penelitian yang memiliki kebiasaan buruk berisiko besar mengalami penurunan fungsi kognitif. Dalam riset ini Sabia dan timnya menyurvei kebiasaan sehat para pekerja di London, Inggris, yang berusia 44, 56, dan 61 tahun.


Setelah menimbang faktor usia, gender, dan status sosial ekonomi, diketahui bahwa perokok merupakan kelompok orang yang paling berisiko mengalami penurunan daya ingat, kemampuan verbal, serta kemampuan menalar dan matematika.

Menurunnya kemampuan memori juga terlihat pada mereka yang punya kebiasaan menenggak alkohol sekitar 1-14 kali dalam seminggu. Demikian juga pada orang yang jarang berolahraga. Nah, sekarang terserah Anda, mau bagaimana?

SUMBER





Share:

6/02/2009

Selandia Baru, Negara Paling Damai Di Dunia

Perlambatan ekonomi global telah membuat dunia semakin tidak stabil tahun lalu. Imbas tingginya harga makanan dan bahan bakar pada awal 2008 dan semakin dalamnya resesi telah mengikis perdamaian.

Berdasarkan Indeks Perdamaian Global (GPI) 2009 yang dikompilasi Institute for Economics and Peace, sebuah unit dari majalah The Economist, disebutkan bahwa Selandia baru merupakan negara yang paling damai, di tengah resesi yang mengguncang, sementara Irak berada di posisi paling buncit.

Indeks tersebut mengungkapkan adanya interaksi kuat antara perdamaian, bisnis, dan ekonomi, khususnya dalam konteks perlambatan ekonomi global tahun lalu. Ditemukan bahwa melemahnya perekonomian telah meningkatkan instabilitas politik, berbagai demonstrasi, dan kejahatan di berbagai negara.

"Meningkatnya angka pengangguran secara cepat telah membekukan dan menjatuhkan nilai harga rumah, tabungan, dan dana pensiun. Hal tersebut menimbulkan kemarahan di banyak negara," sebut laporan yang dirilis di Washington hari ini, Selasa (2/6/2009).

Islandia, negara yang paling damai tahun lalu, turun ke posisi keempat setelah terjadinya protes dengan kekerasan akibat merosotnya ekonomi negeri itu.

"Ada korelasi yang sangat, sangat kuat antara perdamaian dan kesejahteraan," kata Steve Killelea, pendiri GPI kepada Reuters. "Perdamaian merupakan indikator terdepan pada kesejahteraan ekonomi."

Selandia Baru menggantikan Islandia pada urutan teratas dari 144 negara. 10 negara teratas antara lain merupakan negara-negara Skandinavia utama seperti Austria di urutan kelima. Sementara Jepang ketujuh, dan Kanada kedelapan.

Pada 2009, GPI ditentukan oleh 23 indikator kuantitatif dan kualitatif yang mengombinasikan faktor-faktor internal dan eksternal sebuah negara. Indikator yang dimaksud antara lain ekspor persenjataan, kejahatan dengan kekerasan, kematian di medan tempur, populasi penjara, tingkat organisasi kejahatan, potensi terorisme, stabilitas politik, dan unjuk rasa dengan kekerasan.

GPI menggunakan data dari sumber-sumber yang dihormati, termasuk dari Institute of Strategic Studies, Bank Dunia, sejumlah kantor PBB, dan lembaga-lembaga perdamaian.

Naiknya peringkat Selandia Baru ditopang oleh pemilu yang memunculkan pemerintahan koalisi dengan dukungan mayoritas di parlemen pada November 2008. Selain itu juga rendahnya angka pembunuhan dan belanja pertahanan.

Amerika Serikat naik enam peringkat ke nomor 83, terjepit antara Ukraina dan Kazakhstan, setelah peneliti memangkas risiko terjadinya serangan teroris di negara itu. Sementara China masih belum berubah dari tahun lalu di posisi 74, dan Rusia berada pada urutan terbawah di nomor 136

sumber





Share:

5/16/2009

Menelusuri Jembatan Akar Terunik di Dunia

Siapa yang datang di objek wisata jambatan aka (jembatan akar) pasti akan berdecak kagum, siapa tidak kagum dua pohon akar pohon yang akarnya dihubungkan antar sungai menjadi sebuah jembatan yang bisa dilalui 10 orang. Inilah dia objek wisata andalan Kabupaten Pesisir Selatan yang merupakan salah satu jembatan yang terunik di dunia.

Kali ini okezone mengajak berekreasi di jembatan akar pohon yang dijalin menjadi sebuah jembatan yang kuat dan menjadi penghubung dua daerah antara Jorong (Dusun) Puluik-Puluik dan Lubuak Silau, Desa Lubuak Silau, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Jarak lokasi dari Kota Padang sekitar 82 Kilometer atau dua jam perjalanan dengan kendaraan roda dua dan mobil pribadi, jalan ini juga bisa menghubungi Muko-muko, Provinsi Bengkulu. Ketika sampai di lokasi anda harus turun sejauh 50 meter dari jalan raya.

Gemuruh aliran sungai yang jernih akan menambah keindahan alam di kawasan jembatan akar apalagi batang (sungai) bayang yang memisahkan dua kampung itu airnya sangat jernih. Konon katanya jika mandi di bawah jembatan akar tersebut akan cepat dapat rezeki dan jodoh, apakah itu sudah terbukti? Belum bisa dijawab.

Karena kawasan itu dihanggap keramat, tak salah jika menjelang puasa banyak yang berdatangan ke kawasan ini untuk balimau (menyucikan diri menjelang puasa) agar amal yang dilakukan selama bulan puasa dapat diterima sang kuasa.

Dari informasi yang berhasil dirangkum salah seorang tokoh masyarakat sekaligus ketua pemuda Pulik-puluik, Herman Datuak Rajo Bandaro, jembatan tersebut dibuat karena seorang ulama yang bernama Pakih Sokan kasihan melihat murid-murid mengajinya dari Pulik-puluik sering tidak datang karena aliran batang bayang kerap meluap.

"Dulu memang ada jembatan yang dibuat dari bambu namun sering rusak akibat derunya batang bayang, muncul ide dari guru Pakih Pohan untuk membuat jembatan dari akar," ujar Herman.

Pada tahun 1916 Pakih Pohan menanam dua batang jawi-jawi (sejenis pohon beringin yang berdaun lebar), pohon jawi-jawi tersebut ditanam di dua lokasi satu di daerah Pulik-puluik dan satu lagi di daerah Lubuak Silau yang dipisahkan dengan batang bayang. Lalu akarnya yang bergantungan dijalin di batang bambu yang dijadikan jembatan sebagai tulang jembatan akar. Setelah 3 tahun lamanya akar dua pohon jawi-jawi tersebut bertaut namun belum bisa dilalui.

Kemudian Pakih Pohan mengadakan acara mandabiah kambing (potong kambing) dan mandarai aka (memberikan darah pada akar yang bertaut tersebut). "Ini sebagai tanda syukuran bahwa akar jawi-jawi yang dihubungkan sudah bertaut, sebagai tanda akan terjadi pertautan kembali," tambah Herman.

Untuk menjadikan sebuah jembatan yang bisa dilalui membutuhkan waktu selama 20 tahun maka jembatan tersebut bisa ditempuh warga Puluik-puluik yang hendak mau ke Lubuak Silau.
Sampai sekarang jembatan tersebut berukuran panjang 30 meter dan lebar 1 meter dengan ketinggian dari permukaan batang bayang sekitar 10 meter dan saat ini umur jembatan tersebut sudah 93 tahun dan masih bisa dilalui warga dari daerah Pulik-puluik sebanyak 25 kepala keluarga begitu juga warga yang hendak kedaerah Pulik-puluik.

Di bawah jembatan akar tersebut ada ikan larangan yang tidak boleh dipancing dan diambil, ikan larangan itu berada di lubuk posisi di bawah jembatan akar itu.

Jika kita buang makanan ikan-ikan tersebut keluar mengerubungi makanan yang ditebar. Lokasi wisata juga dijadikan tempat mandi-mandi karena airnya segar dan memiliki batu-batuan serta sering dijadikan lokasi arung jeram bagi para pencinta alam.

Agar jembatan yang unik ini lebih terawat Pemkab Pesisir Selatan mengontrak areal tersebut pada Herman Datuak Rajo Bandaro, satu tahun Pemkab Pesisir Selatan mengontrak lokasi sebagai objek wisata.

"Pemkab Pesisir Selatan memang mengontrak daerah ini selama 5 tahun dengan nilai Rp15 juta, dan semua kebersihan serta perawatan diserahkan sepenuhnya pada warga setempat, tiket masuk senilai Rp1.500, untuk Rp1.000 disetor kepada Pemkab termasuk honor pembersihnya, sementara Rp500 untuk sumbangan ke Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di daerah sini," terangnya.

Selain itu untuk lebih awet dan kuat warga setempat menjalin akar yang bergantungan ke bawah, namun itu akar yang sudah dewasa, kalau akar itu masih putih belum bisa dijalin nanti akan mati, jadi tunggu jika warnanya sudah kuning dan ukuran akar itu sebesar ibu jari dewasa baru dijalin. Setelah dijalin kemudian akar yang baru dijalin itu ditutupi sama batang pisang sebagai pendingin, karena makanan akar jawi-jawi tersebut dari batang pisang.

Sekali sebulan warga memberikan batang pisang sebagai pupuknya agar lebih kuat dan terawat.

Jika dilihat dari jumlah pengunjung kalau pada hari libur dan Minggu jumlah pengujung mencapai 200 sampai 500 orang namun jika pada hari Lebaran jumlah pengujung mencapai 1.000 orang lebih dari berbagai daerah baik yang ada di Sumatera Barat maupun dari luar. Agar jembatan yang dilalui para pengunjung tidak putus ada dua warga yang menjaga jembatan tersebut untuk mengatur orang yang melalui. Hingga kini jembatan itu masih tegar berdiri dari rangkaian akar pohon jawi-jawi.

sumber



Share:

4/25/2009

PANTAI BALEKAMBANG: TANA LOT JAWA TIMUR

Pantai Balekambang terletak di pesisir selatan pulau Jawa tepatnya di daerah Bantur Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur. Pantai ini berjarak kurang lebih 50 Km arah selatan Kota Malang . Keunikan pantai yang satu ini dari kebanyakan pantai di pulau Jawa yaitu terletak pada adanya pura diatas pulau karang yang terpisah dari bibir pantai yang membuat suasananya dengan Tana Lot di Bali.Selain itu bibis pantainya lumayan panjang dengan pasir yang berwarna putih keemasan. Dan kalau cuacanya sedang cerah langitnya yang biru sangat indah sekali, cocok dibuat ajang narsis-narsisan dengan kamera. Tiket masuknya juga lumayan terjangkau dan tidak akan mengecewakan dengan apa yang didapat oleh mata kita.
Kalau anda ingin berkunjung kesana, berikut rutenya:
Dari arah Kota Malang
Menuju Kepanjen(kurang lebih 12 Km arah selatan Kota Malang)
perempatan besar lampu merah ke kiri menuju arah Stadion Kanjuruhan Malang
Mengambil arah Gondanglegi ( 9 Km ke Arah timur )
Setelah nyampe Gondanglegi belok kanan dan ikuti penunjuk arah karen dari sini mulai
bertebaran papan arah Pantai Balekambang jadi bagi para pemula ga bingung lagi.
Sayangnya ada beberapa bagian jalan bergelombang dan rusak parah jadi bagi Kendaraan roda 4 harus lebih sedikit bersabar.Seharusnya hal ini menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Malang untuk menyelamatkan salah satu objek wisata terbaik di Kabupaten Malang agar tetap menghidupkan urat nadi pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar.Dan memprofesionalkan jaringan pengelolaannya agar lebih terkenal dan didatangi wisatawan dlama negeri maupun manca negara.

UNTUK HASIL FOTO-FOTO PANTAI BALEKAMBANG EKSLUSIF SAYA KLIK READ MOR DIBAWAH INI
Pasangan-pasangan di Pantai Balekambang








Pura Ismoyo dari arah utara











Ombaknya









Pasir emas









Pura Ismoyo lebih dekat








Bibir pantai sebelah barat










Dengan ranting









Bibir pantai Balekambang








Pura dari dekat jembatan penghubung










Menara pengawas









Jembatan penghubung dari jauh










Jembatan penghubungnya










View penuh









Pura Ismoyo










Pura Ismoyo lagi










Dari dekat










Debur ombak










Pantai Balekambang lagi










Beautiful











Wow









cool













Pintu Masuk










Pesisir sebelah timur











Pesisirnya







Share:

2/02/2009

EKSOTISME GUNUNG FUJI

Jumlah kunjungan Gunung Fuji setiap tahunnya untuk naik itu. Lebih banyak melakukan upaya untuk mengunjungi gunung-gunung berapi sebagai wisatawan, dan untuk menjadi bagian dari pengalaman yang tak ada taranya jarang di tempat lain. Mereka semua melakukannya sepenuhnya sadar bahwa gunung berapi dapat meletus kapan saja, seakan lupa dengan bahaya yang mereka hadapi.

Mengapa ini terjadi? Ada banyak alasan untuk ini, namun beberapa akan menjelaskan mentalitas di belakang mereka keinginan untuk mendaki gunung Fuji.

Gunung Fuji ini tidak hanya menjadi suatu keharusan bagi sebagian besar kunjungan wisatawan, tetapi juga di antara Jepang, banyak usaha untuk membuat sebuah pengalaman apa yang telah menawarkan setidaknya sekali selama itu. Ada rasa hormat dan cinta besar untuk gunung volcano dari masyarakat lokal, seperti Jepang telah diambil ke hati mereka. Ini adalah kaum manifested dalam legenda yang menyediakan versi yang berasal dari gunung.

Apakah Anda tahu bahwa ada ratusan mini Gunung Fuji dari seluruh Jepang? Mereka semua gunung dan bukit-bukit kecil yang diberi nama setelah versi yang lebih besar. Jepang karena banyak yang tidak mampu untuk mengunjungi asli puncak karena waktu atau uang, mereka resorted penamaan dekat ke gunung dalam memori, di mana mereka dapat melayani sebagai ziarah kesal terdekat di kota tiap tahunnya.

Anda juga dapat membuat sendiri versi Gunung Fuji dari kertas. Jepang telah membuat ini mungkin melalui seni Origami. Ada yang lengkap buku origami mencakup banyak cara lipat kertas Fuji-san, memungkinkan jam menyenangkan. Ia adalah bagian dari bukti lain yang tinggi sehubungan dengan Jepang yang terus untuk gunung.

Pada perjalanan ke Tokyo, sisi Gunung Fuji di skyline dari ibu kota Jepang adalah untuk melihat pemandangan. Hal ini bisa menjadi alasan lain mengapa terbengkalai volcano umumnya dan pemikiran yang diucapkan oleh Jepang. Walaupun Gunung Fuji adalah notoriously malu, tidak ada yang hilang bahkan bila disembunyikan oleh awan.

Untuk menambah nilai dan mistisisme Gunung Fuji, dia puncak hanya dapat dilihat dalam seluruh kemuliaan, disentuh oleh kondisi cuaca, selama sepuluh hari setiap tahun. Perjalanan bahkan sampai ke stasiun umum kelima dari gunung tidak akan mengubah fakta ini.

Terdapat bahaya yang lainnya Gunung Fuji poses ke Jepang, terutama di Tokyo dan kota-kota lain di sekitarnya. Sebuah letusan gunung berapi maut akan melemparkan abu ke atas mereka, sementara memicu gempa bumi besar yang bisa meninggalkan Jepang dari modal dalam reruntuhan. Tetapi tidak dapat membawa kasih dan menghargai bahwa Jepang telah untuk Gunung Fuji, dan mungkin mereka berharap bahwa allah yang memerintah atas akan mengembalikan nikmat oleh memungkinkan perdamaian, kemakmuran dan kecantikan di negara ini.
Share:

1/25/2009

OBJEK WISATA DI TANAH KARO

Berastagi adalah tujuan wisata utama di Tanah Karo yang terletak di ketinggian sekitar 4.594 kaki dari permukaan laut dan dikelilingi barisan gunung-gunung, memiliki udara yang sejuk dari hamparan perladangan pertaniannya yang indah, luas, hijau. Brastagi merupakan daerah tujuan wisata yang memiliki fasilitas lengkap di Tanah Karo, seperti hotel berbintang, restoran, golf dan lain-lain sampai kepada hotel yang tarifnya relatif dapat terjangkau. Brastagi juga dikenal dengan julukan kota “Markisa & Jeruk Manis”.
Dari kota “Markisa & Jeruk Manis” Brastagi, para pengunjung akan menikmati pemandangan yang indah ke arah pegunungan yang masih aktif, yaitu gunung Sibayak dan gunung Sinabung.Untuk mendaki gunung Sibayak diperlukan waktu lebih kurang 3 jam perjalanan dan kita bisa menikmati pemandangan yang indah di pegunungan tersebut atau perlu waktu 3 sampai 4 jam perjalanan di hutan untuk melihat kekayaan alam di dalamnya baik flora maupun fauna di sekitar hutan tersebut.

Selain buah-buahan, Brastagi juga terkenal sebagai penghasil berbagai jenis sayur-sayuran, buah-buahan dan bunga-bunga. Di kota Brastagi dilaksanakan beberapa peristiwa pariwisata antara lain “Pesta Bunga & Buah” dan festival kebudayaan “Pesta Mejuah-juah” yang diadakan setiap tahun. Tanah Karo juga memiliki tradisi yang telah turun temurun dilakukan yaitu “Kerja Tahun” yang diselenggarakan setiap tahun oleh orang-orang Karo yang tinggal di daerah tersebut ataupun yang sudah merantau datang kembali ke perkampungan yang memiliki hubungan keluarga untuk saling berkunjung dan bersilaturahmi.
Lau Debuk-debuk
Lau Debuk-debuk merupakan sebuah desa yang memiliki sumber air panas dengan kandungan belerang, banyak dikunjungi oleh turis untuk menikmati hangatnya air belerang dalam suasana kesejukan udara pegunungan. Desa ini terletak lebih kurang 10 km dari Bandar Baru menuju Brastagi, di kaki gunung Sibayak yang memiliki ketinggian sekitar 2.100 km dari permukaan laut.
BerastagiDaerah wisata gunung api ini terletak pada ketinggian lk 1500 meter dpl. dan berada di bagian selatan gunung api Sibayak, termasuk ke dalam desa Daulu dan Semangatgunung, Kabupaten Dati II Karo. Kawasan ini sudah merupakan wilayah objek wisata gunungapi dan merupakan Lintas alam untuk pendakian menuju gunungapi Sibayak. Lokasi ini dapat ditempuh dari kota Brastagi dengan menggunakan kendaraan roda 4. Mata air panas muncul melalui retakan dari aliran lava di daerah selatan lereng gunungapi Sibayak. Mata air panas ini kemudian ditampung didalam kolam. Pengelolaan kolam pemandian ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah Dati II Karo dan masyarakat setempat.

Kolam pemandian air panas yang dikelola Pemda Dati II Karo, terletak di desa Daulu. Kolam pemandian terdapat 5 buah dengan temperatur air 350 C dan temperatur udara saat itu sekitar 270 C.Terdapat beberapa kolam di desa ini seperti pemandian kolam air panas alam Sibayak, yang dikelola oleh masyarakat setempat dan saat ini ramai dikunjungi pengunjung. Sebagian pendaki banyak memanfaatkan kolam-kolam air panas ini untuk melepaskan kepenatannya selama pendakian dengan cara berendam di dalam kolam tersebut.

Kampung Lingga
Kampung Lingga terletak di ketinggian sekitar 1.200 m dari permukaan laut, lebih kurang 15 km dari Brastagi. Lingga merupakan perkampungan Batak Karo yang unik, memiliki rumah-rumah adat yang diperkirakan berumur 250 tahun, tetapi kondisinya masih kokoh. Rumah tersebut dihuni oleh 5-6 keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Rumah adat Karo ini tidak memiliki ruangan yang dipisahkan oleh pembatas berupa dinding kayu atau lainnya. Objek wisata budaya terdapat di kampung Lingga lk 16 km ke arah selatan kota Brastagi. Sarana jalan cukup baik, dan transportasi umum tersedia. Kampung Lingga memiliki bangunan tradisional seperti: rumah adat, jambur, geriten, lesung, sapo page dan museum karo. Geriten, digunakan sebagai tempat penyimpanan kerangka mayat keluarga tertentu yang dianggap istimewa. Rumah adat karo mempunyai ciri serta bentuk yang sangat khusus, didalamnya terdapat ruangan yang besar dan tidak mempunyai kamar-kamar. Satu rumah dihuni 8 atau 10 keluarga. Rumah adat berupa rumah panggung, tingginya kira-kira 2 meter dari tanah yang ditopang oleh tiang, umumnya berjumlah 16 buah dari kayu ukuran besar.

Kolong rumah sering dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan kayu dan sebagai kandang ternak. Rumah ini mempunyai dua buah pintu, satu menghadap ke barat dan satu lagi menghadap ke sebelah timur. Di depan masing-masing pintu terdapat serambi, dibuat dari bambu-bambu bulat (disebut ture). Ture ini digunakan untuk tempat bertenun, mengayam tikar atau pekerjaan lainnya. Atap rumah dibuat dari ijuk. Pada kedua ujung atapnya terdapat segitiga, disebut ayo-ayo. Pada puncak ayo-ayo terdapat tanduk atau kepala kerbau dengan posisi menunduk ke bawah. Selain itu Jambur ini digunakan sebagai tempat musyawarah, tempat mengadili orang-orang yang melanggar perintah raja dan adat yang berlaku

Tahura Bukit Barisan
Tahura Bukit Barisan merupakan Tahura ketiga di Indonesia yang ditetapkan oleh Presiden dengan Surat Keputusan Presiden R.I. No. 48 Tahun 1988 tanggal 19 Nopember 1988. Pembangunan Tahura ini sebagai upaya konservasi sumber daya alam dan pemanfaatan lingkungan melalui peningkatan fungsi dan peranan hutan.Tahura Bukit Barisan adalah unit pengelolaan yang berintikan kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi denga luas seluruhnya 51.600 Ha. Sebagian besar merupakan hutan lindung berupa hutan alam pegunungan yang ditetapkan sejak jaman Belanda, meliputi Hutan Lindung Sibayak I dan Simancik I, Hutan Lindung Sibayak II dan Simancik II serta Hutan Lindung Sinabung.
Bagian lain kawasan Tahura ini tersiri terdiri dari CA/TW. Sibolangit, SM. Langkat Selatan TW. Lau Debuk-debuk dan Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit.
Flora dan Fauna
Kawasan hutan ini didominasi oleh jenis-jenis pohon pegunungan baik jenis lokal maupun yang berasal dari luar. Beberapa jenis tersebut antara lain : Pinus Merkusii, Altingia exelsa, Schima wallichii, Podocarpus sp, Toona surei dan jenis yang lain seperti Durian, Dadap, Rambutan, Pulai, Aren, Rotan, dan lain-lain.
Jenis tanaman yang berasal dari luar diantaranya : Pinus caribeae, pinus khasia, Pinus insularis, Eucalyptus sp, Agathis sp, dan lain-lain.
Beberapa fauna yang hidup di kawasan ini antara lain : monyet, harimau, siamang, babi hutan, ular, elang, kecil, rusa, treggiling, dan lain-lain.
Wisata
Sebagian dari Kawasan Tahura, terutama sekitar Tongkoh dan Brastagi telah berkembang menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang penting di Sumatera Utara.

Faktor penunjang utama sebagai obyek wisata adalah udara yang sejuk, vegetasi alam yang baik dan pemandangan alam yang indah, sumber air dan danau Toba serta budaya yang memikat.
Disamping itu sarana prasarana juga cukup memadai, seperti : jalan raya dengan kondisi yang baik dan mulus yang menghubungkan sebagian besar kawasan Tahura, sarana akomodasi dan penginapan, lokasi perkemahan dan jalan setapak dibeberapa kawasan.
Bagi yang berminat didunia penelitian (research), Tahura Bukit Barisan juga dapat dijadikan gudang ilmu pengetahuan. Penelitian tidak terbatas pada bidang flora dan fauna saja tetapi juga mencakup bidang hidrologis serta sosial budaya.

Sarana akomodasi dan penginapan sudah tersebar disekitar, mulai dari Sibolangit sampai dengan Brantagi baik berupa penginapan sederhana maupun hotel berbintang taraf international. Sebagai jantung utama Tahura Bukit Barisan berada di Tongkoh.
Di Tongkoh ini telah disediakan fasilitas penginapan, ruangan primer, perpustakaan, restoran, panggung budaya, juga aktrasi tunggang gajah, serta sarana karantina satwa. Selain untuk wisata , lokasi Tongkoh juga cocok untuk kegiatan penelitian, olah raga misalnya Lintas Wisata Alam dsb.

Masyarakat yang bermukim disekitar Tahura Bukit Barisan terdiri dari suku Melayu, Karo, Aceh dan Batak. Mata pencarian penduduk utamanya adalah petani dan pekebun. Produksi utama sayur mayur adalah kol, buncis, wortel, sawi, buah-buahan seperti jeruk Tanah Karo sangatlah terkenal demikian pula buah markisa banyak dikebunkan disini dan dapat dinikmati rasanya dalam bentuk sirup markisa.
Pemerintah Daerah sangat berkenan dalam pengembangan budidaya ini, misalnya dalam pentas budaya, pameran buah dalam Festival Buah yang diselenggarakan tiap tahun dsb. Upaya pelestarian budaya, budaya juga dilakukan terhadap peninggalan rumah adat seperti di Lingga.

Kawasan Tahura Bukit Barisan memiliki dua buah Gunung yaitu Gunung Sibayak (2.211 m) dan Gunung Sinabung (2.451 m), gunung ini sering menjadi tantangan bagi para pendaki untuk menaklukkannya. Dianjurkan bila ingin mendaki gunung ini minta izin lebih dahulu kepada instansi yang berwenang, untuk persiapan segala sesuatu serta sangat diperlukan adanya pemandu keselamatan.
Share:

11/28/2008

Road To Yogyakarta: part I


15 November 2008 adalah hari yang bersejarah bagiku.Untuk pertama kalinya dengan modal nekat aku melakukan perjalanan ke Yogyakarta tentu berangkat dari Malang. Dengan membawa perbekalan seadanya( tak lupa aku mengisi tangki bensin motorku Rp.15000) aku berangkat dari Malang pukul 06.00 Pagi dengan mengambil jalur selatan Malang,Blitar, Tulung Agung, Trenggalek, Ponorogo, Wonogiri,Klaten,Yogyakarta. Jalur selatan kupilih karena menurut Peta lebih dekat dari pada harus melewati Madiun-Ngawi-Sragen-Solo-Klaten-Yogya.
Di awal perjalanan, aku tiba di kota Tulung Agung setelah melewati 2 jam perjalanan. terus terang perjalananku lumayan ngebut.Di Tulung Agung ini ada razia polisi, mengecek SIM&STNK, Tentu aku dapat melewatinya karena aku membawa lengkap semuanya. Kemudian aku melanjutkan perjalananku sampai Trenggalek dan Ponorogo( Daerah yang asing bagiku, Jujur aku belum pernah ke kota ini) Di kedua daerah ini didominasi oleh deretan perbukitan seperti mengurung kota ini tapi pemandangannya keren banget...sip pokoknya...pukul 10.00 Aku berhenti buat makan siang dan istirahat di warung nasi pecel di Desa Sawo Kabupaten Ponorogo, tempatnya di sebelah pasar Sawo. Wew ternyata makan ditempat ini lumyan murah,enak dan mengenyangkan, Aku memesan Nasi Pecel+ Kare ayam dan segelas teh manis hangat biar badan tetap hangat.Setelah perutku cukup kenyang dan fit untuk melanjutkan perjalanan lagi, kemudian aku melanjutkan perjalanan lagi menuju kota Ponorogo.Perjalanan di kota ini lumayan berat karena aku melewati jalanan yang panas ditambah cuaca yang emang cerah banget. Kemudian aku belok kea rah kiri Ke arah desa Sumoroto menuju ke Wonogiri(JAWA TENGAH)>Dari perjalanan aku lihat ujung jalan ini dipenuhi oleh derretan perbukitan yang mengitari jalan yang aku lalui.Aku semakin cemas karena aku merasa seperti di planet lain apalagi jalanan semakin sepi dan sepertinya hujan sudah turun di depan. setelah melewati perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah yang kurasakan cuma satu antara rasa yang ga percaya, takut kalau ada apa-apa dijalan pokonya senang campur susah campur aduk menjadi satu.Tidak lama kemudian hujan mulai turun tidak terlalu deras namun cukup membuat pakaian basah. aku berhenti sejenak untuk memasang mantel agar tidak kebasahan.kemudian aku melanjutkan perjalanan ku sampai Purwantoro,
di daerah ini hujan sedikit reda namun perjalanan tidak semakin mudah malahan semakin sulit karen hujan yang turun membuat jalanan licin. kemudian aku mengisi lagi tangki bensin motorku yang mulai empty.Hingga aku sampai di Kota Wonogiri, disini kering, tidak ada hujan dan perjalanan kembali menyenangkan. Di Wonogiri aku melewati jalan ke arah Solo/Surakarta dan dikiri jalan aku lihat ada papan yang menerangkan klo ke Yogyakarta dapat melalui jalur altenatif yang berjarak 100 Km.

Di rute baru ini jalanan relatif sepi dan aku sempatkan buat beristirahat untuk melepas lelah,mendinginkan mesin motorku mengambil gambar perbukitan yang memanjang luar biasa indah dan menelepon ibuku.
Jam di Handphoneku menunjukkan pukul 12:00 setelah 20 menit aku beristirahat aku melanjutkan perjalananku kembali. Di jalan ini nuansanya sangat asri sekali aku dapat melihat areal persawahan yang tidak berujung dengan petani yang menggarap sawahnya. Lelah yang aku rasakan seperti sirna sejenak melihat anugerah ciptaan Tuhan yang luar biasa indah.Hal lain yang membuat bersemangat karena Yogya semakin dekat...Ujung jalan pedesaan ini rupanya menuju ke arah Kabupaten Klaten, Klaten merupakan Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta, tepatnya berada di sebelah utara Yogyakarta.Dari jalan pedesaan aku kembali ke jalur kota dengan jalan yang mulus dan tentu saja kendaraan yang ramai dan asap kendaraan gila2an(polusi).
Sebelum sampai kota Yogyakarta aku melewati Candi Prambanan, namun aku tidak masuk karena hujan gerimis yang datang lagi cukup menyulitkan perjalananku. dan AKHIRNYA AKU SAMPAI JUGA DI KOTA YOGYAKARTA..TEPAT PUKUL 13:35 WIB.

Tips dan hal2 yang harus diperhatikan bagi yang akan melakukan perjalanan ke Yogyakarta dari Kota Malang
1.Usahakan istirahat yang cukup sebelum memulai perjalanan
2.Jangan lupa membawa mantel/jas hujan terutama saat musim penghujan, sarung tangan, masker dan helm yang nyaman.
3.Bawa tas plastik yang besar/kresek besar untuk membungkus tas rangsel yang dibawa jika hujan
4.Jangan lupa membawa sandal agar ketika hujan sebagai ganti dari sepatu
5.Di jalur daerah Trenggalek-Ponorogo jalurnya berkelok2 tajam, rawan longsor dan licin saat hujan.
6.Di jalur daerah Ponorogo-Wonogiri jalurnya juga berkelok2 tajam, rawan longsor dan licin saat hujan bedanya disini lebih banyak trek lurus yang curam dan bergelombang jadi harus extra hati2
7.Sempatkan berhenti dan beristirahat selain untuk membuat badan kita segar kembali dapat memperpanjang nafas kendaraan kita.
8.Selalu mengikuti papan penunjuk jalan, jika sempat bawa peta perjalanan, keliatannya ngrepotin tapi..sumpah...membantu banget..
9.Patuhi Rambu2 lalu lintas dan membawa surat2 kendaraan+ SIM


11/09/2008

PERJALANANKU KE GUA MARIA LOURDES POHSARANG KEDIRI(Plus Foto-foto Eksklusif dari Kamera digitalku)






Malang, 28 November 2008 pada pukul
13:30 wib
Saya dengan teman saya melakukan perjalanan ziarah ke Goa Maria Pohsarang Di Kota Kediri menggunakan sepeda motor.Kami tidak pernah merencanakannya sebelumnya jadi kami menempuh perjalanan tanpa adanya persiapan yang memeadai. Tapi hal itu tak menyutrutkan tekad kami untuk bertemu Bunda Maria
14:00 wib
kami lewat jalur Malang-Batu-Pujon yang berkelok-kelok dan sempit.Di daerah pujon adalah dataran tinggi jadi hawanya dingin sekali. Jika melewati daerah ini saya sarankan memakai jaket yang cukup hangat dan sarung tangan
14:30 wib
perjalanan kami lumayan lancar hanya di km ke 34 menuju kota Pare kediri kami kehujanan yang membuat perjalanan kami semakin berat karena kami harus melawan derasnya hujan.Saya tidak berani memacu sepeda motor saya lebih cepat seperti biasanya karena jalanan licin dan pandangan saya tidak begitu bebas karena derasnya hujan.
15:00 wib
Hujan sudah reda,kami hampir sampai dikota Pare Kediri

15:30 wib
kami masih diperjalanan sempat mampir ke SPBU dan menanyakan arah ke Pohsarang. Menurut petugas SPBU Perjalanan kami masih jauh

16:00 wib
setelah berputar-putar sejenak dan bertanya-tanya akhirnya sampai di tempat yang kami tuju. Gua Maria Pohsarang

Gereja Puhsarang didirikan oleh Ir. Henricus Maclaine Pont pada tahun 1936 atas permintaan pastor paroki Kediri pada waktu itu, Pastor H. Wolters, CM. Insinyur tersebut juga menangani pembangunan Museum di Trowulan, Mojokerto, yang menyimpan peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit.Bangunan gereja Pohsarang mirip dengan bangunan museum Trowulan yang sudah hancur karena tidak terawat dan ketiadaan dana perawatan pada tahun 1960, maka dengan melihat gereja sekarang kita bisa membayangkan bagaimanakah bentuk museum Trowulan dulu kala.Pastor Wolters, CM, lah yang meminta agar sedapat mungkin digunakan budaya lokal dalam membangun gereja di stasi Pohsarang, yang merupakan salah satu stasi dari paroki Kediri pada waktu itu.

Kompleks gereja Pohsarang merupakan suatu usaha untuk menampilkan iman kristiani dan tempat ibadat katolik dalam budaya setempat. Banyak orang berpendapat bahwa bangunan yang dibuat di Pohsarang indah dan unik serta merupakan karya monumental yang patut untuk dipelihara dan dijaga agar jangan musnah seperti museum Trowulan.Gereja Puhsarang yang menampilkan gaya Majapahit tapi dikombinasikan dengan gaya dari daerah lain dan iman kristiani. Yulianto Sumalyo dalam buku yang berjudul `Arsitektur Kolonial Belanda di Indonesia, Gajah Mada University Press, Yogyakarta, 1993" menulis mengenai gereja Puh Sarang sebagai berikut : "Seperti pada bangunan Trowulan, Tegal dan lain-lain untuk membangun gereja Pohsarang selalu menggunakan bahan-bahan lokal. Maclaine Pont menggunakan juga buruh setempat selain beberapa tukang yang sudah berpengalaman pada saat membangun museum.Gereja yang sarat dengan simbolisme ini merupakan suatu karya arsitektur yang sangat berhasil dilihat dari berbagai segi: mulai dari lokasi, tata massa, bahan bangunan, struktur dan ten tu saja fungsi dan keindahannya. Semua aspek termasuk budaya setempat dan filsafat agama dipadukan dalam bentuk arsitektur dengan amat selaras"
Sore itu kami sempat melihat kebaktian yang dilakukan umat setempat untuk mendoakan leluhur mereka yang dimakamkan di pemakaman di dalam kompleks Gua Maria Pohsarang dengan memberi lilin satu persatu di pusara leluhur mereka.
Tak terasa hari semakin sore
Kami menyempatkan berdoa bersama disekitar Gua Maria.Tidak lupa kami 'mencicipi' air sucinya dan memasukkannya dalam sebuah botol kecil sebagai oleh2.

18:00
Perlahan kami meninggalkan kompleks Gua Maria
Kami menuju kota Kediri untuk membeli oleh2 yang lain yaitu Mangga. Kami juga mengisi perut kami dengan Soto yang harganya murah meriah. Hanya dengan Rp 2500 cukup untuk mengobati rasa lapar selama diperjalanan sampai kami meningglkan kota Kediri
Share:



IndoBanner Exchanges

MY ID YAHOO MASSENGER

view

http://bacablog.com

About Me

Foto saya
Aku adalah anak manusia yang hanya numpang singgah di bumi ini. Kini aku sedang mengisi dan melakukan sesuatu untuk mengisi waktuku di dunia ini EMAIL & FS jOIN ON adaeuvoli@gmail.com

Pengikut

Personal Business Directory - BTS LocalDigNow.orgTopOfBlogs Personal My BlogCatalog BlogRank live google page rank
Personal Blogs - Blog Catalog Blog Directory
EasyHits4u Ranking Blogger Ngalam
Masukkan Code ini K1-2C333A-A
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com!-- Histats.com START --> Check Google Page Rank

ADAMAKNA

BLOGGER INDONESIA

ABSEN DISINI


ShoutMix chat widget
Bisnis Internet | Bisnis Online | Uang dari Internet |  Duit gratis | komisi 80%
Earn money from your website/blog by, selling text links, banner ads - Advertisers can, buy links, from your blog for SEO. Get paid through PayPal